Pengakuan Jujur! Producer Resident Evil Requiem Bongkar Fitur Prototype Multiplayer yang Mengerikan

Di tengah kembalinya seri utama ke Raccoon City yang kelam, Resident Evil Requiem menjadi proyek yang paling diawasi. Produser game ini, Masato Kumazawa, baru-baru ini memberikan pengakuan yang menyentuh, mengungkapkan betapa sulitnya proses pengembangan, termasuk harus membuang beberapa fitur multiplayer eksperimental demi menjaga inti horor survival yang sejati.


Perjuangan Menemukan Kembali Horor yang Sejati

  • Dilema Pengembangan: Kumazawa menekankan bahwa timnya harus berjuang keras untuk menentukan apa yang sebenarnya terasa seram bagi pemain di era modern. Proses ini melibatkan banyak pengujian fitur prototype yang ekstrem, yang akhirnya harus dibuang.
  • Perangkap Aksi Berlebihan: Developer bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan seri Resident Evil 5 atau Resident Evil 6, di mana penambahan elemen action dan multiplayer yang berlebihan justru mengorbankan suasana horor otentik yang dicintai penggemar.

Fitur Prototype yang Didiskusikan dan Dibuang

Meskipun Resident Evil Requiem akan fokus pada narasi single-player dengan protagonis Grace Ashcroft, Kumazawa mengonfirmasi adanya eksperimen fitur yang menarik perhatian tim, namun dianggap terlalu jauh dari horor murni:

  1. Multiplayer Co-op Kampanye: Mode ini didiskusikan, tetapi kemungkinan besar diabaikan agar Requiem bisa fokus sepenuhnya pada isolasi dan keterbatasan sumber daya—elemen kunci survival horror klasik.
  2. Mekanik “The Prototype”: Tim mencoba mengembangkan beberapa fitur yang membuat gameplay terasa cepat dan kuat, mungkin terinspirasi oleh game action lain. Namun, fitur ini ditolak karena RE Requiem harus membuat pemain merasa rentan, bukan seperti superhero.
  3. Pengaruh Eksternal: Kumazawa sering kali harus membandingkan proyek mereka dengan game-game lain yang sukses, seperti yang mungkin terlihat di prototype yang mereka uji, hanya untuk menguji batas antara action dan horror murni.

Demi Horor Murni Raccoon City

Keputusan berat untuk membuang fitur-fitur yang berpotensi menarik audiens yang lebih luas menunjukkan dedikasi Capcom untuk menghadirkan pengalaman horor yang uncompromising. Fokus pada petualangan Grace Ashcroft di Raccoon City yang luluh lantak diharapkan menjadi puncak horor psikologis dan atmosferik, di mana setiap peluru dan setiap langkah terasa sangat berharga.


Kategori Game: Survival Horror, Game Development, Prototype

Platform: PC, PlayStation 5, Xbox Series X/S

Tags: Resident Evil Requiem, Masato Kumazawa, Capcom, Multiplayer, Survival Horror

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *